Ketua AMSI, Rangkul Semua Awak Media Untuk Kondusifkan Kabupaten Jombang

4357bf04 4327 47fd 99fd F572a45b0917

Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Jombang menggelar meet up and share social media/ influencer, Kopilaborasi Pegiat Medsos dalam rangka menunjang Publikasi Pemerintah Daerah dan Potensi Kabupaten Jombang tahun 2022, bertempat di Pendopo Kabupaten Jombang, Rabu (28/9/2022) pagi.

Kegiatan Ngopi dan Ngobrol bareng antara Bupati dan Forkopimda dengan Pegiat Medsos ini diikuti oleh 75 peserta pengelola atau admin media sosial di Kabupaten Jombang.

Satu persatu dimulai dari Bupati Jombang, Hj. Mundjidah Wahab, Ketua DPRD Kabupaten Jombang H. Mas’ud Zuremi, Kapolres Jombang AKBP Nurhidayat, juga narasumber dari Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), Dr. Arief Rahman S.T., M.M mendapatkan kesempatan untuk menyampaikan materi satu persatu.

Bupati Jombang, Hj. Mundjidah Wahab pada kesempatan tersebut menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi baik kepada Dinas Kominfo Kabupaten Jombang yang telah memfasilitasi ajang bertemunya para pegiat medsos juga kepada para pegiat medsos yang telah berkontribusi didalam mendukung dan mempublikasikan program program pembangunan di Kabupaten Jombang.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Jombang mengucapkan terimakasih atas kehadiran juga kerjasamanya selama ini terkait dengan program program yang ada di Kabupaten Jombang, baik masukan dan kritikan yang bertujuan untuk bersama membangun Jombang lebih baik,” tutur Bupati Mundjidah Wahab.

Baca Juga :  Bupati Nias Barat Khenoki Waruwu Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

Bupati Jombang yang pada kesempatan tersebut menyampaikan capaian kinerja Pemerintah Kabupaten Jombang juga mengajak para pengelola atau admin media sosial yang hadir demi suksesnya visi misi Kabupaten Jombang didalam mewujudkan Jombang yang berkarakter dan Berdaya Saing. “Insyaallah dengan publikasi yang baik, menyampaikan keberhasilan pembangunan di Kabupaten Jombang, hal ini akan menjadikan Kabupaten Jombang yang kondusif dan akan menjadikan keberhasilan yang jauh lebih baik lagi”, tuturnya.

Budi Winarno Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jombang, menyebutkan bahwa perkembangan media di Kabupaten Jombang sangat luar biasa. “Saat ini ada sebanyak 64 media sosial OPD, 56 medsos yang telah mengisi ruang-ruang di berbagai platform digital, ada 89 media online dan 24 media cetak”, paparnya.

“Media sosial memegang peranan penting di hampir seluruh lini masyarakat. Media sosial telah menjadi salah satu kebutuhan penting hampir setiap orang dan memberikan manfaat yang sangat besar, terlebih lagi diera digitalisasi seperti sekarang. Namun sesuatu yang memiliki dampak positif yang tinggi, tidak menutup kemungkinan memberikan dampak negatif yang tinggi pula. Guna meminimalisir dampak yang kurang baik tersebut maka diperlukan adanya kedewasaan, bijak dan tepat guna”, tandasnya.

Baca Juga :  Bupati Fadeli Minta Kepsek Perhatikan Arah Dan Kwalitas Pendidikan

“Tujuan dari kegiatan Kopilaborasi Pegiat Medsos Jombang ini untuk meningkatkan partisipasi serta umpan balik yang positif terhadap semua aktivitas kegiatan pembangunan yang dicanangkan oleh Bupati bersama Wakil Bupati maupun yang telah dilaksanakan oleh semua organisasi perangkat daerah di lingkup Pemerintah Kabupaten Jombang,” jelas Budi Winarno

Selain itu, juga bertujuan untuk memperkuat sinergitas para penggiat medsos sebagai mitra dalam mendiseminasikan informasi, program Pemerintah Kabupaten Jombang serta potensi yang ada di berbagai sektor.

“Saya berharap dengan adanya kegiatan ini dapat terjalin hubungan personal antara para penggiat media sosial yang dikelola secara mandiri maupun kelompok dengan media sosial yang dikelola oleh Organisasi Perangkat Daerah di lingkup Pemerintah Kabupaten Jombang dan menjadi ajang sharing informasi diskusi agar tercipta komunikasi yang berkualitas,” tuturnya.

Baca Juga :  Serentak, Agenda Musrembang Dua Kecamatan di Buka Langsung Oleh Wakil Bupati Buol

Ketua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Arief Rahman, selaku narasumber menegaskan bahwa adanya pola perubahan penyampaian informasi dengan adanya medsos agar tidak berdampak negatif, perlu diwadahi guna memberikan pemahaman serta literasi digital agar mereka mengetahui rambu rambu dan bijak dalam bermedsos.

Menurut Arief Rahman yang paling penting adalah bagaimana membangun dan menjaga Citra Kabupaten Joumbang.

“Kabupaten Jombang ini tempat kita mencari nafkah tempat kita beraktivitas. Saya harap media media yang ada di Kabupaten Jombang seperti media cetak, media online, radio dan lainnya bisa berkolaborasi dengan baik konstruktif untuk menjaga nama baik Kabupaten Jombang,” pesannya.

Lebih luas, Arief Rahman juga berharap Indonesia harus dijaga bersama. “Kalau bukan kita siapa lagi. Apalagi jelang momentum pilpres yang rawan hoax fitnah. Jaga kondusifitas jangan ada pertengkaran pertikaian dan perpecahan. Rawat Bersama Jombang, Jawa Timur dan Indonesia”, pungkasnya.(WAG)

Advertisement

Tinggalkan Balasan