Bhabinkamtibkas Cangkruk Bareng Warga Serap Asprasi Demi Ciptakan Kamtibmas

Img 20220522 Wa0021

Img 20220522 Wa0021

Img 20220522 Wa0021
GRESIK,Tarunanews.com – Sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat, Polres Gresik terus dekat dengan masyarakat. melalui Bhayangkara pembina keamanan dan ketertiban masyarakat (Bhabinkamtibmas) terjun langsung di tengah masyarakat untuk membantu masyarakat yang berada di desa.

Seperti yang dilakukan Aipda Irwantoni pada minggu, 22 Mei 2022 pukul 10:00 Wib. Aipda Irwantoni merupakan bhabinkamtibmas desa Cangkir Kecamatan Driyorejo senantiasa hadir di tengah masyarakat desa binaannya.

Kehadiran Bhabinkamtibmas di desa binaan guna menjalin kedekatan dan keakaraban bersama. Komunikasi intens Bhabinkamtibmas akan mudah berkoordinasi khususnya dalam harkamtibmas.

Dalam tugasnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di desa Cangkir kecamatan Driyorejo Kab. Gresik, Aipda Irwantoni bersama Babinsa dari Koramil Driyorejo Sertu Usta khaulis.

Baca Juga :  Wawasan Kebangsaan adalah Bentuk Bela Negara, Perlu Ketahui Maknanya

Sersinergitas dalam segala hal untuk menciptakan situasi wilayah desa binaanya agar selalu dalam keadaan aman dan kondusif. TNI-Polri terus terjalin humanis di tengah-tengah masyarakat.

Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis melalui Kapolsek Driyorejo Kompol Zunaedi menyampaikan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas di masyarakat bertujuan untuk menyerap aspirasi, inspirasi dan informasi khususnya dalam hal harkamtibmas.

Dirinya memerintahkan kepada para Bhabinkamtibmas yang tersebar di 18 desa di wilayah kecamatan Driyorejo agar bersinergi bersama Babinsa.

“Senantiasa terjun langsung di lapangan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah desa binaan masing – masing,” tegasnya.

Kompol Zunaedi menambahkan, dalam upaya memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat polisi tidak bisa bekerja sendiri. Tentunya harus di bantu oleh masyarakat.

Baca Juga :  Demi Cerdaskan Kehidupan Bangsa, Rektor Universitas Moestopo Datangi Bupati Sukoharjo

“Artinya polisi harus bergandeng tangan bersama masyarakat. Dengan menggandeng kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan pranata sosial yang ada niscaya keamanan dan ketertiban masyarakat dapat terwujud,” tutupnya. (andik) 

Advertisement

Tinggalkan Balasan