Seorang pelajar berinisial AA (20) asal Kecamatan Mejayan Kabupaten Madiun, ditemukan meninggal dunia di kolam , dsn botoputih ” Ds Canggu

7b565928 7f90 4144 9151 C2869da167b8

7b565928 7f90 4144 9151 C2869da167b8

Kediri-tarunanews.com,Warga Surowono , Botoputih Desa canggu ,badas di gegerkan penemuan mayat mengapung di kolam ikan dekat warga”

 

Advertisement

Seorang pelajar berinisial AA (20) asal Kecamatan Mejayan Kabupaten Madiun, ditemukan meninggal dunia di kolam , dsn botoputih ” Ds Canggu dekat sungai Dusun Bloran Desa Canggu Kecamatan Badas Kabupaten Kediri, Senin (17/1/2022).

Advertisement

Takut terjadi hal yang tidak diinginkan pada tubuh korban, warga setempat  melaporkan ke perangkat desa dan diteruskan kepolisian.

Kapolsek Pare AKP I Nyoman Sugita mengatakan, peristiwa naas itu pertama kali yang mengetahui Abdul Rozak (35) warga setempat.

Advertisement

Saksi Abdul Rozak, pada saat itu setelah membuat minuman kopi berjalan ke belakang rumah.

Baca Juga :  Hj. Sadarestuwati : Pilkada Langsung dalam Tujuan Konstitusi UUD 1945

“Saksi pada saat dibelakang rumahnya yang dekat kolam dan sungai ini melihat ada orang yang tenggelam,”ucap AKP Nyoman.

Advertisement

Saksi, lanjut dituturkan AKP Nyoman, langsung memberitahu warga sekitar. Saat ditemukan warga, kondisi korban tenggelam dengan posisi telentang.

“Menerima laporan adanya orang meninggal tenggelam kami langsung menuju ke lokasi untuk mengevakuasi jasad korban,”tutur Kapolsek Pare.

Advertisement

“Setelah diketahui identitasnya kami langsung menghubungi keluarga korban,”tambah AKP Nyoman.

Diduga, korban meninggal dunia di kolam dekat sungai karena terpeleset pada saat buang air besar.

Advertisement

Dari hasil pemeriksaan tim identifikasi Polres Kediri dan dokter Puskesmas setempat tidak ditemukan adanya tanda-tanda bekas penganiayaan ditubuh korban.

Sementara, dari keterangan keluarga korban. Korban datang ke rumah kerabatnya di botoputih dekat Dusun Bloran Desa Canggu untuk berobat.

Advertisement

“Korban mempunyai riwayat penyakit epilepsi.

Baca Juga :  Patuh Kepada Negara, Merupakan Refleksi Kemerdekaan

Korban datang ke kerabatnya dan sudah tinggal hampir 1 bulan untuk berobat karena punya penyakit,”jelas AKP Nyoman.

Advertisement

(Adr.)

Advertisement

Tinggalkan Balasan