Kebijakan Tak Memihak Masyarakat Kecil, Refocusing Seragam sampai Revitalisasi Alun-Alun

Ilustrasi Siswa Sekolah Dasar

Ilustrasi Siswa Sekolah Dasar

Jombang, tarunanews.com – Adanya refocusing seragam gratis di Kabupaten Jombang memantik reaksi dari beberapa pihak.

Pasalnya, kebijakan itu dinilai tidak berpihak kepada masyarakat kecil dan dianggap semakin menambah penderitaan masyarakat ditengah pandemi yang belum juga usai.

Advertisement

Seperti yang diungkapkan oleh Sekretaris Jendral LSM Serikat Rakyat Bersatu (SRB), Julianto menilai bahwa kebijakan Pemerintah Kabupaten Jombang saat ini tidak berpihak kepada masyarakat kecil, menurutnya DPRD dan Pemkab sudah tidak lagi berfungsi sebagai pembuat kebijakan yang pro kepada kaum kecil.

“Masyarakat miskin sangat menjerit apabila seragam gratis pada tahun ini ditiadakan, bagaimana tidak, mereka sangat berharap ditengah pandemi ini beban pendidikan anak-anaknya bisa terbantu,” ungkap Julianto kepada media, Sabtu (11/9/2021).

Advertisement

Ia menilai bahwa seharusnya refocusing jangan mengorbankan seragam gratis, akan tetapi sektor lain, karena menurut Julianto sragam gratis ini sangat diperlukan oleh masyarakat, khususnya masyarakat miskin.

Baca Juga :  Pro Jokowi Daerah Dukung Handoko Sekjen PROJO Minta Erick Thohir Untuk Perbanyak Relawan Jokowi Masuk Komisaris BUMN

“Kami menyadari adanya refocusing ini akibat penanganan Covid-19, namun jangan sampai mengorbankan seragam gratis yang dibutuhkan masyarakat miskin, ini krusial,” tandasnya.

Advertisement

Ia juga menyayangkan kinerja Pemkab dan DPRD Jombang, ditengah pandemi ini revitalisasi alun-alun Jombang tetap dilaksanakan, yang didalamnya menelan anggaran miliaran, begitupun proyek Jalan Wahid Hasyim yang tetap juga dipaksakan berjalan.

“Semoga hal ini bisa dijadikan kajian lebih matang lagi, sehingga kedepan kebijakan-kebijakan Pemkab Jombang lebih berpihak kepada masyarakat kecil,” tutupnya.

Advertisement

Sementara itu, Fraksi PDI Perjuangan mengaku, bahwa dari awal tidak setuju dengan kebijakan refocusing seragam gratis dan revitalisasi alun-alun Jombang.

Pengakuan tersebut disampaikan oleh Naim, Ketua Fraksi PDI Perjuangan, penolakan itu disampaikan pada saat penyampaian pendapat akhir fraksi.

Advertisement

“Dari awal kita tidak setuju dengan kebijakan itu, penolakan juga kami sampaikan saat penyampaian pendapat akhir Fraksi PDI Perjuangan,” pungkasnya. (red)

Advertisement

Tinggalkan Balasan