Prabowo Subianto Dan Airlangga Hartarto Capres 2024, Cawapresnya Ada Muhaimin, AHY, Zulkifli, Puan

Img 20210604 Wa0046

Img 20210604 Wa0046

Img 20210604 Wa0046
JAKARTAtarunanews.com,  Internal Partai Golkar menunjukkan keseriusannya mencalonkan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto maju sebagai Calon Presiden (Capres) pada Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) tahun 2024 yang akan datang, dimana Presiden Joko Widodo tidak bisa maju Capres lagi. Airlangga Hartarto pria kelahiran Surabaya 1 Oktober 1962 itu, satu suara bulat didukung internal partainya.

Partai berlambang pohon beringin yang memperoleh kursi terbesar kedua (setelah PDIP yang memiliki 128 kursi, red.) untuk DPR RI periode 2019 – 2024 (dengan 85 kursi, red.) itu sudah mulai mengkaji kriteria calon pasangannya. Dimana PG tidak mau tergesa-gesa. Hal tersebut sebagaimana disampaikan Wakil Ketua Umum DPP PG Ahmad Doli Kurnia, Rabu kemarin (2 Juni 2021), di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, DPR RI.

Img 20210604 Wa0047
“Sedang dikaji,” ungkap Ahmad Doli Kurnia. “Tentu dalam proses kajian itu kan tidak bisa terburu-buru,” tambah Ahmad Doli Kurnia.

Berbagai dukungan dari luar Partai Golkar juga diarahkan kepada Airlangga Hartarto untuk menjadi Capres RI 2024. Yang terbaru dan mengejutkan ketika mantan anggota Komnas HAM, Natalius Pigai, kemarin (Rabu 2 Juni 2021) menyebut bahwa yang layak jadi Presiden RI periode 2024 – 2029 hanyalah ada pada dua figur menonjol. Menurut Natalius Pigai pria kelahiran Paniai, Papua, yang dimaksudnya sebagai dua sosok yang menonjol adalah Airlangga Hartarto ketua Umum Partai Golkar dan Prabowo Subianto ketua Umum Partai Gerindra.

Baca Juga :  Halo dunia!

Tokoh asal Papua tersebut menyampaikan dukungannya melalui cuitan di twitter @NataliusPigai2, Rabu 2 Juni 2021 yang menyatakan hanya dua figur yang pantas maju sebagai capres di 2024. Selain Airlangga Hartarto, Natalius Pigai juga menyebut satu nama lain yaitu Prabowo Subianto (kelahiran 17 Oktober 1951, red.) yang Ketua Umum Partai Gerindra dan saat ini menjabat Menteri Pertahanan RI.

“Kami orang timur to the point saja. Di Republik ini hanya 2 yang Kompeten jadi Presiden 2024: Prabowo S & Airlangga H. Bu Puan, AHY, Cah Imin, Zul, Tito, Gatot punya hak tapi lebih tepat jadi Cawapres. Pak Anies sabar tolong jaga DKI dari pada jatuh ditangan org yg salah, nanti 2029 ok. ,” tulis Natalius di akun Twitternya, Rabu 2 Juni 2021.

Baca Juga :  Hj. Sadarestuwati : Aktualisasi Budaya dan Kearifan Lokal Harus Dilakukan dalam Menghadapi Tantangan Global

Pada intinya Natalius Pigai menyebut bahwa Airlangga Hartarto dan Prabowo Subianto-lah yang mumpuni menjadi Presiden RI 2024 – 2029. Sedangkan yang lain disebutnya cukup menjadi Wakil Presiden saja diantaranya adalah Bu Puan (Puan Maharani kelahiran Jakarta 6 September 1973, yang juga Ketua DPR RI, red.), AHY (Agus Harimurti Yudhoyono kelahiran 10 Agustus 1978 yang juga Ketua Umum DPP Partai Demokrat, red.), Cak Imin (Muhaimin Iskandar kelahiran Jombang 24 September 1966 ketua Umum DPP PKB yang juga Wakil Ketua DPR RI, red.), lalu Zul (Zulkifli Hasan yang juga Ketua Umum DPP PAN, red.), lalu Tito (Tito Karnavian Menteri Dalam Negeri, red.), Gatot (Gatot Nurmantyo mantan Panglima TNI, red.).

Pada bagian terpisah R. Tri Harsono Forum Peduli Indonesia Sejahtera (FPIS) menyebut apa yang disampaikan Natalius Pigai sebagai sesuatu yang masuk akal, apalagi Airlangga Hartarto dan Prabowo Subianto masing-masing adalah ketua umum partai politik yang memiliki jumlah kursi sangat signifikan di DPR RI dimana Golkar memiliki 85 kursi dan Gerindra 78 kursi. Sedangkan untuk bisa mengusung Capres – Cawapres dibutuhkan minimal 115 kursi DPR RI, sehingga Golkar hanya kurang sekitar (minimal) 30 kursi dan Gerindra kekurangan minimal 37 kursi.

Baca Juga :  Paslon Khenoki Era Era Mendapatkan Nomor Urut 1 Pada Pilkada 2020

Jadi menurut R. Tri Harsono, apa yang disampaikan Natalius Pigai sangat masuk akal.

“Apalagi hampir semua Cawapres untuk Airlangga maupun Prabowo yang disebut oleh Natalius Pigai adalah figur-figur yang juga memiliki banyak kursi di DPR RI. Misal Puan dengan PDIP-nya memiliki 128 kursi, lalu Muhaimin Iskandar dengan PKB-nya punya 58 kursi yang sangat cukup untuk usung Capres – Cawapres ketika koalisi dengan Golkar ataupun Gerindra. Begitupun Agus Harimurti Yudhoyono yang dengan Demokrat-nya memiliki 54 kursi, lalu Zulkifli Hasan dengan PAN-nya punya 44 kursi,” ungkap R. Tri Harsono seraya menyebut bisa saja komposisi Capres – Cawapres 2024 adalah Airlangga – Muhaimin, Prabowo – Puan Maharani atau Airlangga – AHY, Prabowo – Muhaimin, meskipun tidak tertutup kemungkinan-kemungkinan lain. Akan tetapi yang jelas sebagai penentu adalah yang bisa berkoalisi untuk mendapatkan minimal 115 kursi DPR RI. Pendapat Anda? Sms atau WA kesini= 081216271926. (Siswahyu).

Tinggalkan Balasan