Pembangunan Tugu Desa Onozalukhu You Dan Kegiatan Lainnya, ORMAS GNPK – RI Nilai Diduga Fiktif

Img 20210520 000723

Img 20210520 000723

Nias Barat – Tarunanews.com – Pembangunan tugu di Desa Onozalukho you Kecamatan Moro’o Kabupaten Nias Barat habis Anggaran DD 15 juta GNPK RI diduga pengelembungan angka. (19/05/21)

Emanuel Gulo menyatakan bahwa Pembangunan itu tidak relevan bahwa perlu kita duga adanya penggelembungan biaya atau dapat menguntungkan pihak kepala Desa. ungkapnya

Img 20210520 000040
Tugu beranggaran 15.000.000 Di Desa Onozalukho you Diduga pengelembungan biaya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa bukan hanya itu, ada beberapa kegiatan pekerjaan yang saya duga adanya ketidak sesuaian bahan material ataupun hasil dilapangkan tidak sesuai.

Pengelolaan Dana Desa Onozalukho you diduga banyak yang tidak masuk akal, Pembangunan pekerasan jalan dari Bawaniasa menuju SMP 3 Moro’o DD 2018 Rp. 80.000. 000. Bukannya Tahun sebelum sudah di anggarkan untuk pada tahun sebelumnya dengan anggaran 2. 23.950.500. selanjutnya Pemeliharaan prasarana jalan Desa DD 2019 Rp. 110. 829.400. pada Tahun 2019 banyak pelatihan-pelatihan yang dilaksanakan oleh pemerintah Desa dengan anggaran besar..Emang apa dampaknya bagi masyarakat..?

Baca Juga :  Polsek Luwuk Tindak Pelanggar Prokes di Pelabuhan Luwuk

Pada 2020 ada banyak kegiatan seperti yang dilaksanakan oleh pemerintah Desa seperti halnya pembangunan rehabilitasi peningkatan prasarana jalan Desa DD 2020 Rp. 2.92.704.200 yang apakah sesuai dengan hasil dilapangkan, ini saya menduga ada banyak sekali kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh pemerintah Desa tidak sesuai hasil dilapangan.

Lebih lanjut disampaikan bahwa kami ORMAS GNPK – RI akan laporkan kepala Desa Onozalukho you tentang ketidak- ketidak sesuaian pembangunan yang dilakukan atau diduga fiktif. Ungkapannya kepada Wartawan.

Sesuai dengan konfirmasi wartawan (10/05/21) Minggu lalu kepada kepala Desa dan aparat Desa bahwa kegiatan yang dimaksud sudah dilakukan dan dilaksanakan. Begitu juga pembangun Tugu yang berbiaya Rp 15.juta mereka sudah laksanakan dan uang itu bukan serta-merta, ada juga pajaknya. ungkap kades.(***)

Tinggalkan Balasan