BPBD Jombang Resmi Operasionalkan Mobil Damkar di Wilayah Pemadam Kebakaran

Pos Damkar Ngoro

Pos Damkar Ngoro

Jombang, tarunanews.com – Guna mendekatkan pelayanan pemadaman kebakaran pada WMK (Wilayah Manajemen Kebakaran) Ploso dan WMK Ngoro telah dioperasionalkan 1 (satu) Mobil Damkar di masing-masing WMK.

“WMK Ploso diplotting melakukan operasi pemadaman di wilayah Kecamatan Ploso, Ngusikan, Kudu, Kabuh dan Plandaan sementara WMK Ngoro memiliki ruang operasi di Kecamatan Bareng, Wonosalam, Gudo, Ngoro dan Mojowarno,” Jelas Kepala BPBD Jombang, H. Abdul Wahab, dalam rilis resminya, Senin, (26/4/2021).

Lanjutnya, Walaupun WMK Ngoro dan WMK Ploso belum memiliki Pos Damkar definitif, namun dengan bantuan pihak Dinas Perhubungan Kabupaten Jombang, untuk sementara waktu WMK Ploso diijinkan untuk menggunakan salah satu ruko yang ada pada kawasan Sub Terminal Ploso sebagai Pos Damkar sementara.

Baca Juga :  Jadi Tersangka, Jusuf Rizal " Itu Resiko Pemimpin LSM LIRA Yang Tegas "

“Sedangkan WMK Ngoro diberi konsesi untuk menggunakan ruang kantor eks Sub Terminal Ngoro sebagai Pos Damkar Ngoro,” imbuh Abdul Wahab.

Sebenarnya rencana pembangunan Pos Damkar di 2 (dua) WMK tersebut sudah direncanakan untuk dilaksanakan pada Tahun Angggaran 2020. Akan tetapi karena ada refokusing anggaran untuk penanganan Covid-19, maka pembangunan kedua Pos Damkar tersebut (Ngoro dan Ploso) ditunda dalam jangka waktu yang masih belum bisa dipastikan.

“Terkait dengan peralatan WMK Ploso didukung dengan Mobil Damkar (Fire Pumper Truck) Double Cabin dengan kapasitas tangki air sebesar 3.500 liter dan tangki busa (penetralisir daya licin minyak) dengan volume 350 liter. Sementara untuk personil petugas terdiri dari seorang Koordinator Pos (M. Zainudin) dibantu dengan 3 (tiga) orang pengemudi dan 3 (tiga) orang pemadam kebakaran. Demikian juga dengan WMK Ngoro di bawah Koordinator Pos (Mat Sya’roni) dilengkapi dengan mobil damkar dan jumlah personil yang sama dengan yang dimiliki WMK Ploso,” jelasnya.

Baca Juga :  18.000 Porsi Makanan Tiap Hari Disediakan untuk Kluster di Salah Satu Ponpes di Banyuwangi

Di Kabupaten Jombang, kata Abdul Wahab, terdapat 4 (empat) WMK antara lain Jombang, Mojoagung, Ploso dan Ngoro. Dari 4 (empat) WMK tersebut, 2 (dua) WMK Jombang dan Mojoagung sudah memiliki Pos Damkar definitif.

“Operasi pada masing-masing WMK dikoordinasikan oleh seorang Koordinator Kabupaten (Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan pada BPBD Kabupaten Jombang). Dalam keadaan tertentu, jika terjadi lebih dari 1 (satu) kejadian kebakaran pada waktu yang bersamaan di 1 (satu) WMK, maka semua Mobil Damkar yang ada pada Pos Damkar dapat dimobilisasi dan diaktivasi untuk saling membantu satu sama lain. Demikian juga jika terjadi kebakaran besar baik di wilayah Kabupaten Jombang maupun di luar wilayah kabupaten,” jelasnya.

Baca Juga :  Pro Kemenangan Cabup Sidoarjo Kelana Aprilianto NU Dan Cawabup Dwi Astutik, Relawan Barokah BerKelas Terus Mantapkan Jaringan

Biaya operasi pemadaman kebakaran sepenuhnya dibebankan kepada APBD Kabupaten Jombang dan tidak memungut biaya pelayanan dari pihak yang menjadi korban kejadian kebakaran.

Perlu diketahui, nomor kontak yang bisa dihubungi jika terjadi kebakaran adalah 0321-854928 (PMK Kabupaten Jombang), 0321866233 (BPBD), 081252596233 (Pusdalops-PB BPBD), 112 (Call Center Dinas Kominfo), 119 (Public Safety Center Dinas Kesehatan) atau minta bantuan mediasi kepada Polsek, Koramil dan Kasi Tramtib Kecamatan setempat. (Red*).

Tinggalkan Balasan