Sri Kedaton Resto-nya Samsoe Yang Buka Tetap Dengan Protokol Covid-19, Tanpa PHK, Tak Lupa Berbagi Membantu Masyarakat

Foto: Cak Nun (inzet), serta Siswahyu Kurniawan saat bersama Supaat dan Samsoe

Advertisement

JOMBANGtarunanews.com, Resto Sri Kedaton Mojoagung yang terletak di Jalan Raya Sumobito 189 Mojoagung, tetap buka dengan Protokol Kesehatan sejak pandemi wabah Covid-19 bulan Maret 2020 yang hingga kini (Oktober 2020) belum tuntas. Protokol Covid-19 sesuai anjuran pemerintah pun dilaksanakan. Termasuk dengan memperbanyak tempat cuci tangan, pemeriksaan suhu tubuh pelanggan dan mengatur jarak tempat duduk.

Meskipun pada awal-awal Covid-19, sekitar Maret-April 2020, Resto Sri Kedaton sempat juga terpukul (seperti bisnis-bisnis lain umumnya, red.) namun tetap bertahan dan mulai menuju stabil sekitar bulan Mei 2020 hingga saat ini.

Advertisement

“Pada bulan Maret dan April 2020 merupakan masa-masa sulit. Meskipun Alhamdulillah, kami bisa bertahan dan tidak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK, red.),” ungkap Samsoe saat ngobrol-ngobrol panjang-lebar di halaman belakang Resto Sri Kedaton. Resto yang didesain dengan bangunan bergaya klasik Jawa, dengan ditunjang beragam fasilitas hingga wahana anak dan edukasi unggas, cocok dijadikan tempat untuk bersantai.

Baca Juga :  Dukung PJJ, Seorang Anggota Kodim 0602/Serang, Sediakan Wi-Fi Gratis Di Rumahnya

Fasilitas Resto Sri Kedaton Mojoagung yang lengkap termasuk mushola, lahan parkir luas, toilet, tempat bermain anak dan wisata edukasi satwa. Atraksi berbagai jenis satwa ayam siap di bagian belakang Resto Sri Kedaton, untuk memanjakan pelanggan.

Advertisement

*RESTO SRI KEDATON MEMBANTU WARGA, SAAT PANDEMI COVID-19 MEMUKUL MEREKA*
Resto Sri Kedaton pun coba terus berjalan di tengah pandemi Covid-19, meskipun banyak kalangan rakyat yang tidak bisa bertahan secara ekonomi. Resto Sri Kedaton Mojoagung pun tak tinggal diam, hingga menggelar kegiatan filantropis kepada sesama.

Beberapa waktu, ada 150 paket sembako dibagikan kepada warga tidak mampu serta terdampak Covid-19 seperti tukang becak, pedagang kecil dan lainnya, dengan pelaksabaan di halaman Resto Sri Kedaton.

Advertisement

Menurut Samsoe yang juga adik kelas Emha Ainun Nadjib (Cak Nun) saat sekolah SD ini, adanya wabah Corona, tentu sangat berdampak pada ekonomi masyarakat. Seperti PKL, karyawan pabrik diliburkan atau dirumahkan, abang becak yang sepi pengguna jasanya, pedagang di sekolah yang libur, serta hampir semua sektor usaha mengalami sepi pembeli.

Baca Juga :  Pemdes Janti bersama BPN Jombang Bagikan 901 bidang Sertifikat Program PTSL Tahun 2020 Tahap Dua

Paket sembako yang dibagikan Resto Sri Kedaton, berupa masing-masing tiga (3) kilogram beras, telur, susu, minyak goreng, dan teh. “Mudah-mudahan dengan sedikit rezeki ini, bisa membantu meringankan beban masyarakat, khususnya warga tidak mampu dan warga terdampak wabah Covid-19,” kata Hariyono salah satu pimpinan Resto Sri Kedaton.

Advertisement

Kegiatan ini, lanjutnya, merupakan inisiatif sendiri. Menurutnya, program berbagi ini biasanya dilakukan pihak resto pada bulan Ramadan.

“Berhubung (situasi Pandemi Covid-19, red.) ini mendesak, maka Zakat Mal ini kami salurkan saat ini. Karena zakat mal bisa diberikan kapan saja,” imbuh Hariyono. Dengan berbagi dari Resto Sri Kedaton menjadikan masyarakat ikut senang dan bahagia. Pendapat Anda? Sms atau WA kesini= 081216271926. (Siswahyu).

Advertisement

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *