Implementasi Pancasila, Sebagai Benteng Infiltrasi Budaya Destruktif

Jombang, tarunanews.com – Budaya Destruktif merupakan sebuah tindakan yang dilakukan tidak jarang bisa membahayakan diri mereka sendiri maupun orang lain bahkan institusi. Karena budaya yang dapat mengancam dan merusak atau bahkan menghancurkan, maka perlu adanya infiltrasi atau pemilahan terhadap budaya-budaya yang dapat mengancam, merusak diri maupun Negara.

Hal tersebut disampaikan oleh Hj. Sadarestuwati anggota DPR RI Komisi V Fraksi PDI Perjuangan, pada acara seminar, di dapilnya, Minggu (25/10/2020).

Advertisement

Politisi perempuan yang sering disapa Mbak Estu ini juga memaparkan, bahwa untuk menghindari adanya budaya destruktif ini, perlu adanya benteng yang ditanamkan sejak dini kepada masyarakat atau generasi penerus, yakni Implementasi Pancasila.

Baca Juga :  Cabup Sidoarjo Mas Kelana Aprilianto NU Didukung Kyai, Ibu Nyai, Dan Tokoh Gong-e Wong NU "Tim Bintang 9",

“Implementasi pancasila sebagai benteng infiltrasi budaya destruktif” tambahnya.

Advertisement

Ia juga memaparkan, bahwa nilai-nilai pancasila ditengah masyarakat harus benar-benar difahami, agar negara tidak merugi, karena kemasukan budaya yang merugikan atau menghancurkan keutuhan NKRI.

“Pancasila sebagai filter, agar budaya yang merusak negara tidak bisa masuk menganggu keutuhan NKRI” tutupnya.

Advertisement

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *