Dukungan Wabup Jombang Kepada Organisasi Pers PMKWJI

Wakil Bupati Jombang Sumrambah, saat sambutan di acara Deklarasi PMKWJI

JOMBANG | tarunanews.com – Wakil Bupati Jombang Sumrambah mendukung lahirnya Organisasi Pers PMKWJI (Perkumpulan Mitra Kerja Wartawan Jombang Indonesia), karena merupakan sebuah wadah untuk bekerja menuju kepentingan masyarakat, kesejahteraan masyarakat dan sebuah wadah untuk memberikan informasi kepada masyarakat.

“Saya seneng banget, seneng banget artinya, karena teman-teman bisa satu wadah untuk melakukan sebuah proses elaborasi, bekerja untuk kepentingan masyarakat, bekerja untuk memberikan informasi kepada masyarakat, artinya ini akan menjadi hal yang terus menarik dan yakinlah sampai kedepan yang namanya informasi akan menjadi hal yang sangat penting” Kata Sumrambah mengawali sambutan di Deklarasi PMKWJI, di Perum Citra Raya Diwek, Jombang, Minggu (7/9/2020).

Advertisement

Sumrambah juga berharap lahirnya PMKWJI mampu menjadi jembatan antara kepentingan Pers dan kepentingan perusahaan pers. Pers dapat diberi keleluasaan untuk dapat mengembangkan ekspresinya dalam mencari, menggali, membuktikan kebenaran data, serta melakukan konfirmasi tanpa adanya hambatan yang dilakukan oleh pihak tertentu.

Kata Sumrambah, kebebasan pers dan ekspresi seharusnya tidak diberikan batasan, namun saya juga mengingatkan, bahwa sebagai wartawan perlu memperhitungkan mengenai dampak dari berita yang dibuat, sehingga diperlukan suatu pertimbangan sebelum melakukan publikasi, hal tersebut dilakukan demi menjaga perdamaian.

Advertisement

“Hadirnya organisasi media PMKWJI, saya harapkan siap mendukung pemerintah Kabupaten Jombang khususnya dalam mempertahankan NKRI berlandaskan Pancasila,” tandasnya.

Baca Juga :  Pastikan Tepat sasaran, Kapolsek Padarincang Hadiri Penyaluran Bantuan BLT - DD

Deklarasi tersebut berkaitan dengan satu tahun eksistensi PKMWJI berkontribusi di Kabuapten Jombang.

Advertisement

Di dalam PKMWJI sendiri terdapat 12 media, baik media online, media cetak maupun media TV Online, yakni Memoxpos.co, layang.co, MemoX, Padangbulan.co.id, PersadaposNews, Taruna News, Memontum.com, OptimisTV, MegaPos.co.id, JejakKasus, MemoExposTV dan Kabar Jagad.

Advertisement
Ketua PMKWJI Muhammad Masrur, ST. (Gus Masrur) saat sambutan di acara Deklarasi

Mengawali deklarasi Ketua PMKWJI Jombang Mohammad Masrur mengajak Wartawan anggotanya membacak teks deklarasi yang isinya: “Informasi Untuk Memenuhi Kebutuhan Masyarakat. Melakukan Aktifitas Jurnalis Sesuai Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999. Dengan Karya Jurnalis Ciptakan Kondusifitas Bersama” Ucap Masrur.

Organisasi PKMWJI ini, berdasarkan Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, sudah disahkan dalam Administrasi Hukum Umum (AHU) Nomor: 0011769.AH.01.07. TAHUN 2019.

Advertisement

Lahirnya PMKWJI kata Masrur, berdasarkan Undang-Undang Dasar 1945 pasal 28 kemerdekaan berserikat dan berkumpul mengeluarkan pendapat pikiran dengan lisan maupun tulisan dan sebagainya ditetapkan dengan undang-undang.

Baca Juga :  Kelana Aprilianto NU Cabup Sidoarjo Komitmen Atasi Covid-19 Saat Terpilih Jadi Bupati Sidoarjo

“Undang-Undang Dasar 1945 pasal 28C ayat 2, setiap orang berhak untuk memajukan dirinya dalam memperjuangkan haknya secara kolektif untuk membangun masyarakat bangsa dan negaranya,” ungkapnya.

Advertisement

Hal tersebur seirama dengan Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers, Bab 1 Ketentuan Umum Pasal 1 Ayat 1 Pers adalah, lembaga dan wahana komunikasi massa yang melaksanakan kegiatan jurnalistik meliputi mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi baik dalam bentuk tulisan, suara, gambar suara dan gambar, serta data dan grafik maupun dalam bentuk lainnya dengan menggunakan media cetak, media elektronik, dan segala jenis uraian yang tersedia.

Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers Bab 1 Pasal 1 Ayat 4, wartawan adalah orang yang secara teratur melaksanakan kegiatan jurnalistik. Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers, Bab 1 Pasal 1 ayat 5 Organisasi Pers, adalah organisasi wartawan dan organisasi perusahaan pers. Undang-Undang Pers Nomor 40 tahun 1999, Pasal 9 huruf 2 setiap Perusahaan Pers harus berbentuk Badan Hukum Indonesia.

Advertisement

Pembina PMLWJI H. Syarif Hidayatullah, ST, M.MT., (Gus Sentot) saat pimpin pembacaan teks deklarasi

Sedangkan M Syarif Hidayatullah, yang akrab disebut Gus Sentot selaku Pengawas PKMWJI mengatakan, emasungan terhadap kebebasan pers di Indonesia sudah tidak ada setelah munculnya Undang-undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.

Advertisement

Media legal, Perusahaan Pers berbadan hukum, bermanfaat memerangi berita bohong atau lebih dikenal dengan hoax. Dengan berita berimbang.

Baca Juga :  Diduga Ketua LMDH Tidak Transparan dan Penuh Rekayasa, Masyarakat Desa Krenceng Gruduk Kantor Desa

“Saya berupaya menjadi pengawas di Organisasi PMKWJI bagi kehidupan Pers di Kabupaten Jombang, serta tidak melakukan pengkerdilan terhadap kehidupan pers itu sendiri. Sebab Pers saat ini bukan lagi menjadi alat perjuangan sesuai kitahnya sebagai fungsi kontrol tetapi telah bergeser menjadi alat industri alat politik dan alat kekuasaan,” urai anggota DPRD Kabupaten Jombang ini.

Advertisement

Selebihnya, Gus Sentor berharap seluruh lapisan bisa memberi keleluasaan insan Pers, agar  mampu menjalankan fungsinya tidak membuat karya yang berisi  berita bohong atau hoax.

Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Jombang, Wakil Ketua DPRD Jombang Donny Anggun dan Anggota DPRD, Perwakilan Polres Jombang, Perwakilan Kodim 0814, Ketua KONI Jombang, Organisasi Pospera, L2KP, Laskar Merah Putih, perwakilan DPC. Perkonas Jombang. (WAG)

Advertisement

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *