Ditreskrimum Polda Jatim Membekuk dan Mengamankan Komplotan Spesialis Pencurian

 


Surabaya-tarunanews.com ,Ditreskrimum Polda Jatim membekuk dan mengamankan komplotan spesialis pencurian disertai pemberatan (curat) serta pemalsuan nomor rangka dan nomor mesin.

Advertisement

Tiga tersangka telah diamankan oleh Polda Jatim, mereka di antaranya berinisial SK, warga Krajan, Pasuruan, lalu Y dan C warga Ngawen dan Krajan Pasuruan.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menyampaikan, kejadian ini bermula pada pertengahan 2020 sejak Mei hingga Juli. “Modus ketiga tersangka tersebut berbagi tugas,” tutur dia di Mapolda Jatim, Jumat (4/9/2020).

Advertisement

Adapun tersangka SK bertugas sebagai eksekutor mencari motor bersama H (DPO) yang biasa beroperasi di Mojokerto pada malam hari. Kemudian, motor tersebut dibeli oleh Y. Oleh Y diganti nomor rangka dan nomor mesin dengan cara diketok dan digendrik. Sedangkan tersangka C membantu tersangka pertama.

Baca Juga :  Disiplinkan Protokol Kesehatan, Polda Banten Gelar Operasi Yustisi di Anyer

“Komplotan ini yang paling unik adalah para pelaku ini menerima order berdasarkan jenis kendaraan R2. mengapa ada jenis?, karena yang bersangkutan mempunyai kemampuan untuk melakukan kamuflase,” ucapnya.

Advertisement

Dari tangan tersangka disita empat unit kendaraan R2 yang telah diganti nomor rangka dan mesinnya, serta seperangkat mesin ketok untuk memodifikasi nomor rangka dan mesin.

“Kemampuan tersebut kemudian seolah-olah kendaran hasil curian ini sah sebagaimana yang terdaftar di kepolisian atau Dirlantas,” terang Truno.

Advertisement

Dijerat Pasal 363 KUHP
Ditreskrimum Polda Jatim membekuk dan mengamankan komplotan spesialis pencurian

Ditreskrimum Polda Jatim membekuk dan mengamankan komplotan spesialis pencurian

Advertisement

Ketiga tersangka masing-masing dijerat dengan pasal 363 KUHP dan 263 KUHP juncto 266 KUHP juncto 480 KUHP.

Baca Juga :  Bareskrim Periksa 105 Saksi Terkait Kebakaran Kejagung, Pejabat Hingga Office Boy

Sementara itu, tersangka Y mengaku bisa mengubah nomor rangka dan mesin serta dengan alat ketok mendapatkan dari kendaraan yang sudah hancur akibat kecelakaan.

Advertisement

Tak hanya itu, dia juga acapkali mendapat pesanan mengganti nomor rangka dan mesin dari mobil. “Pakai alat Dolpin, sudah sejak bulan empat kemarin. Keuntungannya satu motor Rp 1 juta,” ujar Y.

Untuk mendapatkan surat itu Y mengaku membeli. Kemudian motor hasil curian dari rekannya SK dan C, disesuaikan dengan surat yang diperolehnya. “Idenya dari kendaraan yang sudah hancur kalau dicek di samsat kelihatan sama dan urut,” ujar dia.

Advertisement

Reporter (m.supriyono)

Advertisement

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *