Bergerak Bersama Istana Karya Difabel (IKD) Membentuk Anak Tumbuh Lebih Cerdas

Surabaya|tarunanews.com – Dalam membangun dan meningkatkan pengetahuan pendidikan ditingkat anak anak Difabel, Istana Karya Difabel (IKB) membentuk suatu kumpulan tempat belajar untuk meng edukasi anak anak belajar dan berkarya bertempat di Sentra Kuliner Convention Hall Jl. Arief Rahman Hakim Keputih Sukolilo Surabaya. Minggu (13/9/20) pukul 16.00 wib

Advertisement

Istana Karya Disable (IKD) sendiri dibentuk oleh kumpulan musisi yang peduli terhadap anak anak difabilitas, mempunyai Visi dan Misi:
1.membentuk pribadi yang mandiri
2: mempunyai suatu karya yang bisa diterima di masyarakat,

Advertisement

kegiatan IKD sendiri dilakukan setiap hari Minggu, dimana anak anak didik ini semuanya dijemput dari rumahnya masing masing menuju ke tempat belajar IKD di CH kuliner.

Baca Juga :  Akibat Pohon Tumbang Ganggu Penggunaan Jalan Bojonegoro

Dalam kegiatan belajar tersebut disitu dibentuk karakter yang mandiri, anak anak di berikan materi pelajaran tentang seni musik, melukis, dan IT.

Advertisement

Seperti yang dikatakan Rian siswa tuna daksa, dirinya sangat senang dan sangat bahagia bisa menambah pelajaran dan pengetahuan di IKD seperti yang dia tekuni saat ini di seni musik, dirinya sangat faseh dalam membawakan sebuah lagu musik dangdut.

” Saya sangat senang dan bergembira bisa belajar dan berkumpul bersama teman teman bisa berkarya seni musik, kalau dirumah terus jenuh dan bosan,” Kata Rian siswa tuna daksa asal Benowo.

Advertisement

Pembina IKD Bunda Rausika disela sela kegiatan mengatakan, bahwa tujuan didirikanya Istana Karya Difabel (IKD) adalah untuk membina adik – adik ini menjadi anak anak yang bisa tumbuh cerdas dan bisa diterima semua karyanya di masyarakat.

Baca Juga :  Bupati Lamongan Dukung Gerakan 26 Juta Masker Jatim

“Disini anak anak dibina untuk berkarya menambah wawasan dan ilmu pengetahuan dalam bentuk seni lukis, musik, dan ilmu tentang IT, biar karya mereka diterima di masyarakat seperti masyarakat pada umumnya.” Tutur Bunda Rausika.

Advertisement

Ditambahkan lagi oleh Bang Andy ketua IKD, dirinya bersama rekan rekan sekumpulan musisi yang peduli akan nasib anak anak penyandang difable, mereka mempunyai kekurangan disisi lain mereka pasti mempunyai kelebihan, oleh karenanya anak anak disini dididik diberikan wawasan dan kegiatan untuk berkarya, biar nanti nya anak anak ini bisa tumbuh lebih cerdas.” Pungkas Bang Andy IKD.

Senior:(andikprastyo)

Advertisement

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *