Istimewah, Pengurus DPC Abpednas Kab.Gresik Dilantik Digedung Paripurna

GRESIK – tarunanews.com,
Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Kabupaten Gresik 2020 – 2025 yang dilaksanakan hari ini sabtu (29/8/2020) di gedung DPRD Gresik dihadiri oleh jajaran Forkompinda kabupaten Gresik dan Pengurus DPD ABPEDNAS Jawa Timur.

Advertisement

Sebanyak 49 pengurus ABPEDNAS kabuten Gresik diambil dilantik dan diambil sumpahnya oleh ketua DPD ABPEDNAS Jawa Timur Agus Budi Sampurno. Acara yang dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan itu juga dihadiri utusan masing-masing kecamatan dua orang.

Advertisement

Dalam sambutannya, Agus Budi Sampurno bahwa asosiasi BPD ini adalah lembaga yang dibentuk dari amanat undang-undang. Untuk itu diharapkan bisa mendorong peran penting BPD di Desa. “BPD bukan hanya sebagai pelengkap di desa”, terang Agus Purnomo.

Baca Juga :  Dalam Rangka Monitoring Covid 19, Kajati Tinjau Kejari Sorong.

Senada dengan hal tersebut, ketua DPC ABPEDNAS Kabupaten Gresik HR. Hendry menyatakan bahwa dirinya dan pengurus dalam waktu dekat akan segera menyusun program jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang. Hal ini dimaksudkan organisasi yang baru dibentuk ini bisa berjalan sesuai dengan amanat yang diberikan oleh undang-undang. Sehingga diharapkan BPD bisa menjadi partner strategis kepala desa. “BPD bisa berkolaborasi dan bersinergi dengan kepala desa”, terang HR. Hendry.

Advertisement

Atas nama pemerintah kabupaten Gresik, Wakil Bupati Gresik H. Moh. Qosim mengucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada pengurus ABPEDNAS kabupaten Gresik yang baru dilantik. “Selamat atas pengukuhan saudara-saudara sekalian pengurus asosiasi BPD nasional se-kabupaten Gresik”, ucap Qosim yang disambut tepuk tangan para pengurus yang dilantik.

Baca Juga :  Penuhi Nadzarnya, Arif Djunaedi Berjalan Kaki Hadiri Pelantikan

Dalam sambutannya Qosim menyebut peran strategis BPD di desa. “BPD itu lebih tinggi dari eksekutif”, sebutnya.

Advertisement

Berdasarkan undang-undang no. 6 tahun 2004 tentang desa, peran BPD adalah menyerap, menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat. Aspirasi yang diinginkan masyarakat itu diformulasikan dan bersama-sama dengan kepala desa sehingga menjadi program desa. “BPD mempunyai peran untuk mengontrol, mengawasi, mengevaluasi yang pada akhirnya nanti bisa memberikan penilaian kepada kepala desa”, terang Qosim.

Maka, atas nama pemerintah, H.M.Qosim menyatakan siap bekerja sama dengan BPD. “Insya Allah Pak Bupati nanti dengan tegas menyampaikan siap bekerja sama dan berkolaborasi dengan BPD”, tegas Qosim.

Advertisement

Dalam sambutan Penutup melalui Zoom, Bupati Gresik Sambari Halim Radianto menyampaikan kembali komitmen pemerintah kabupaten Gresik untuk bekerja sama dengan BPD. “Sesuai dengan ikrar saat pelantikan, pemkab Gresik pasti siap bekerja sama”, tegas Sambari.

Baca Juga :  Kemenhub Terbitkan Aturan Pengendalian Transportasi Masa Adaptasi Kebiasaan Baru

Dalam kesempatan tersebut, orang nomer satu di kabupaten Gresik juga berpesan agar asosiasi juga bisa bekerja sama dengan desa sehingga tidak muncul persaingan di desa. “Jangan sampai ada persaingan di desa”, Harap Sambari.

Advertisement

Menghadapi pilkada langsung 2020 mendatang, Sambari berharap proses demokrasi itu bisa berjalan lancar, baik dan benar. Untuk itu dibutuhkkan peran penting masyarakat termasuk BPD. “Pilkada bisa berjalan dengan lancar, baik dan benar, sehingga yang terpilih nanti sesuai dengan pilihan masyarakat”, Pungkas Sambari yang sudah dua periode memimpin Gresik. (t2)

Advertisement

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *