Wujudkan Program BSPS yang Transparan dan Akuntabel, Perkim Jombang Panggil Kades, Penyedia dan Pendamping Program

Jombang, tarunanews.com – Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Kabupaten Jombang, perjelas sistematika BSPS (bantuan Stimulan Perumahan Swadaya) dan kumpulkan puluhan Kepala Desa, Penyedia Barang dan Pendamping BSPS, di Aula Perkim Jombang pada Kamis (2/7/2020) pagi.

Program dari kementerian PUPR ini menyasar elemen masyarakat bawah, diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan dan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

“Program ini dari kementerian PUPR ini dengan tujuan terwujudnya rumah layak huni, serta bantuannya tepat sasaran, tepat prosedur, tepat waktu, pemanfaatan dan akuntabel” Ucap Kepala Dinas Perkim Jombang Heru Tjahjanto saat diwawancarai.

Lanjut Kadis Perumahan dan Pemukiman, dalam kegiatan pengumpulan yang dilakukan terbatas ini, mengundang tiga Kecamatan, Kecamatan Bareng, Kecamatan Wonosalam dan Kecamatan Plandaan.

Baca Juga :  DPRD Jombang Terima Keluhan Buruh PHK, Lakukan Hearing Di Ruang Paripurna

Heru mengatakan , bahwa pengelolaan program ini sangatlah sistematis, sesuai yang sudah ditetapkan, semua harus berjalan sesuai prosedur, baik Kepala Desa, Penyedia barang dan pendamping program.

Selain itu, Heru juga menegaskan, terkait toko penyedia barang material tidak ada intervensi dari pihak Pemerintah Kabupaten, tidak ada istilah merekom dan memberikan rekom, semua dijalankan sesuai prosedur dan tatanan yang berlaku.

“Bagi penyedia barang yang sudah ditunjuk, yang penting penyedia barang mempunyai kemampuan, kami, tidak pernah memberikan rekom kepada siapapun, syaratnya ada SIUP, NPWP dan administrasi yang lengkap, harus dengan kualitas yang bagus” tegasnya

Teknisnya, lanjut Kadis Perkim, pihak penyedia barang membuat surat perjanjian dengan Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Jombang.

Baca Juga :  DPRD Kabupaten Probolinggo Gelar Rapat Paripurna

“Antara penyedia barang dengan kita, ada surat perjanjian kerjasama” lanjutnya.

Di Kabupaten Jombang sendiri program BSPS tersebar di 30 Desa, 8 Kecamatan, dengan ketentuan dan tatanan yang telah ditentukan.

“Bulan oktober program harus selesai, ukuran rumah 6×6, pemilik rumah diminta swadaya karena BSPS ini adalah stimulan dan swadaya” pungkas Kepala Perkim Jombang.

Kepala Desa Panglungan Kecamatan Wonosalam, Sugiat sampaikan ucapan terimakasih atas penjelasan dtail yang dilakukan oleh Dinas Perkim Jombang, transparasi dan administrasi program BSPS, ia berharap semoga bisa bermanfaat kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Terimakasih, dengan kegiatan ini bisa jelas dan transparan, semua dilakukan sesuai prosesur yang ada, semoga bisa bermanfaat bagi masyarakat” tukasnya.

Baca Juga :  PDIP Surabaya Tuding KPU Tak Terbuka, Dengan Tunda Tes Balon Machfud Arifin - Mujiaman

Terpisah, Sarianto penyedia barang asal Wonosalam mengatakan, terkait teknis pihak penyedia selalu berkoordinasi dengan pendamping, sesuai kebutuhan rumah yang dibangun.

“Yang disediakan material seperti batako, pasir, besi, semen, koran, gawang, paku dll, sesuai kebutuhan rumah masing-masing, terkait harga, yang sudah ditetapkan dari pendamping RAB yang ada” pungkas dia. (WAG)

Tinggalkan Balasan