Pengadaan Ratusan Unit Kapal Ikan Dan Perahu Ketinting : Dimenangkan PT. Putera Unggul Group. Bukankah Ini Suatu Monopoli Proyek ?

Kupang-tarunanews.com,Proyek pengadaan Kapal dan Perahu Ketinting yang menelan puluhan milyar rupiah pada Dinas Kelautan & Perikanan Provinsi Nusa Tenggara Timur (DKP – Prov.NTT) tahun 2020 ini terdapat ratusan unit dimana Kapal berukuran 3 GT terdapat 65 unit dan Perahu ketinting sebanyak 130 unit.

Kepala Dinas Kelautan & Perikanan Prov.NTT, Ganef Wurgiyanto ditemui media ini di ruang kerjanya belum lama ini mengatakan yang selalu tampil sebagai pemenang dalam proyek pengadaan kapal dan perahu ketinting di Provinsi NTT adalah PT. Putra Unggul Groub. “ Setiap tahun yang biasa tampil sebagai pemenang dalam pengadaan kapal dan perahu ketinting adalah perusahan yang punya galangan di Manikin” Ungkap Ganef dengan nada lupa akan nama jelas perusahan yang selalu tampil setiap tahun sebagai pemenang tender.

Baca Juga :  Bupati Ajak Amalkan Nilai-Nilai Pancasila

Ganef juga menambahkan bahwa keberadaan ratusan unit kapal dan perahu ketinting tersebut akan didistribusikan kepada tiga daerah di NTT yang memiliki potensi laut seperti Kabupaten Alor,Lembata dan Flores sebagian. “ Kapal dan perahu tersebut akan dibagikan kepada masyarakat Nelayan di Alor, Lembata dan Ende” Ungkap Ganef.

Selain itu dalam menjawab media ini terkait adanya upaya monopoli proyek oleh pihak tertentu termasuk PT. Putera Unggul Group yang setiap tahunnya mengusai proyek pengadaan kapal ikan di NTT tidak lain Ganef mengatakan untuk proses tender pihaknya tidak tahu-menahu karena prosesnya dilakukan oleh Biro Pengadaan Barang & Jasa Provinsi NTT. “ Tugas saya dari dinas hanya mengajukan,sedangkan yang menentukan adalah pihak Biro Pengadaan Barang Dan Jasa” Jelas Ganef.

Baca Juga :  Sertijab, ​AKBP Apip Ginanjar Resmi Pimpin Kapolres Pamekasan

Direktur Utama PT. Putera Unggul Group Kupang, Ismail Dean dihubungi via telp tidak pernah mengangkat atau pun membalas WA dari media ini. Bahkan media ini bersama media Indonesia berupaya tiga kali mendatangi kantor perusahan tersebut guna meminta komentar atau pandangan dari Ismael Dean selaku penanggung jawab utama dari Perusahan pemenang tender pun tetap pihak media tidak menjumpai yang bersangkutan. Untuk itu sampai berita ini diturunkan Ismael Dean tidak memberikan jawaban.

(Tim)

Tinggalkan Balasan