Beberapa Wisata Tangguh di Jombang Diresmikan, Namun Wisata Religi Makam Gus Dur Masih Tutup

Jombang, tarunanews.com – Dengan diresmikannya beberapa wisata tangguh semeru oleh Bupati Jombang, menandakan dibukanya kembali wisata ditengah pandemi, namun tetap kedepankan protokol kesehatan dengan ketat.

Akan tetapi, Jombang dengan itentitasnya sebagai Kota Santri dan ada beberapa Wisata Religi, belum semua yang dibuka.

Seperti halnya wisata Religi Makam Gus Dur dan Musium, belum bisa dibuka kembali pada masa pandemi ini.

Kepala Desa Cukir, Sawung Agus Basuki mengatakan, dengan belum dibukanya wisata Religi Makam Gus Dur, pihaknya mendapat aduan dari warga, lantaran ada warga yang berjualan di lapak resmi lingkungan Wisata Religi Makam Gus Dur.

” Ada warga yang mengadu juga, sekaligus bertanya kapan dibuka kembali Wisata Makam Gus Dur, karena mereka berjualan di area situ ” ujarnya.

Baca Juga :  Melalui Vicon  DANPASMAR 3 Bersama  FORKOPIMDA Kota Sorong Ikuti Rapat Kordinasi Kunjungan Kerja  KEMENKO PMK, Mentri Menteri Kesehatan dan Kepala BNPD RI di Papua Barat

Mendapat aduan itu, menurut Agus, pihak Pemerintah Desa hanya bisa menyampaikan keluhan ini kepada pihak terkait, karena menyangkut perekonomian masyarakat.

” Bukan kebijakan Pemdes, namun tetap kami sampaikan ke pihak terkait, walau ini merupakan kebijakan Pondok ” imbuhnya.

Agus juga berharap, agar Wisata Religi Makam Gus Dur dibuka kembali, namun tetap dalam protokol kesehatan ketat, agar masyarakat yang berjualan di area wisata, ekonominya kembali stabil.

Hal senada juga diungkapkan oleh Kepala Desa Kwaron, dimana ada 35 warganya yang ikut terdampak lantaran penutupan Wisata Religi Makam Gus Dur.

Kepala Desa Kwaron Wiji Santoso, mengaku ada warga yang wadul di Kantor Desa, perihal lapak Makam Gus Dur yang belum bisa dibuka.

Baca Juga :  Koramil 0227 Cipocok Jaya Kodim 0602/Serang, Forkopimcam dan Dishub Laksanakan Pembagikan Masker

“Ada warga yang mengadu ke Pemdes terkait hal itu, namun kami tidak punya kebijakan untuk itu, akan kami sampaikan ke pihak terkait” pungkasnya (WAG)

Tinggalkan Balasan