Sutrisno S.Sos Cawabup Malang “HERO” Sebut Tragis Kesenjangan Malang Selatan Compare Utara

(Foto Didik Wahyudi, Sutrisno S.Sos, dan M.Saidul Holik)

MALANG – tarunanews.com, Sutrisno S.Sos ketua umum Himpunan Masyarakat Peduli Indonesia (HMPI) Provinsi Jawa Timur yang pernah dapat restu kyai paling senior, KH.Mashum Bondowoso, untuk menjadi salah satu Calon Wakil Gubernur Jawa Timur untuk Gus Ipul menuju Pilgub Jatim 2018 ketika itu, kini terus didorong oleh masyarakat untuk maju menjadi Calon Bupati Malang 2020, minimal Cawabup. Meskipun Sutrisno tidak terlalu ambisius, namun jika diperkenankan oleh masyarakat untuk perbaikan Kabupaten Malang, maka kemungkinan besar siap menerima amanat dari masyarakat.

Hal tersebut kurang lebih diungkapkan orang terdekat Sutrisno S.Sos yang juga orang kepercayaannya, Didik Wahyudi dan M. Saidul Holik, kemarin. Menurut Didik Wahyudi dan M. Saidul Holik, di antara visi dan misi Sutrisno jika terpilih menjadi pimpinan Kabupaten Malang adalah soal kesenjangan pembangunan yang sangat menyolok untuk wilayah Malang Selatan yang sangat kurang diperhatikan dibandingkan pembangunan di kawasan utara Kabupaten Malang. “Kesenjangan pembangunan yang tragis untuk Malang Selatan dibandingkan Malang Utara, harus ada solusi dengan lompatan yang super ide. Dan perlu kombinasi pemimpin Kabupaten Malang adalah perpaduan dari Malang Utara dan Malang Selatan, yang saling mengerti dan saling melengkapi,” ungkap Didik Wahyudi mengutip salah satu yang disampaikan Sutrisno.

Baca Juga :  ASPEPARINDO JATIM BAKAL LANTIK 3 DPC

Padahal wilayah selatan Kabupaten Malang menyimpan begitu banyak potensi, mulai potensi Sumber Daya Alam, potensi lahan untuk industri, hingga potensi wisata, bahkan geothermal panas bumi dan lain-lain. Namun hingga kini, potensi-potensi tersebut hampir belum termanfaatkan sama sekali, dan belum maksimal. Padahal jika dilakukan super ide untuk percepatan pembangunan wilayah Malang Selatan maka akan mempercepat pula bagi wilayah tersebut untuk mengejar ketertinggalannya yang tragis, sekaligus meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Di antaranya sebelum ngebut pembangunan infrastruktur, perlu pembinaan intensif untuk masyarakat dengan Usaha Kecil Menengah Dan Mikro (UMKM) untuk menggeliatkan ekonominya, dengan memberikan akses pembinaan yang intensif, akses permodalan, juga akses jaringan pasar yang dipandu untuk tahap-tahap awal. Penguatan UMKM dan koperasi itu, pada saatnya juga tak menutup peluang pembangunan industri yang dilakukan dengan modal lokal secara bersinergi. “Semua itu membutuhkan pemimpin yang kebijakannya benar-benar berpihak pada rakyat,” ungkap Didik Wahyudi saling melengkapi dengan M. Saidul Holik.

Baca Juga :  Mengambil Sumpah 580 PNS, Fadeli: Idealnya Kurang 1.300 Pegawai, Pemkab Lamongan Maksimalkan PNS yang Ada

Pada bagian terpisah Siswahyu Kurniawan pemerhati masalah sosial-politik yang juga penulis buku biografi berbagai tokoh nasional termasuk buku Bung Karno Dan Pak Harto, menyoroti mengenai dorongan dari masyarakat agar Sutrisno menjadi Cawabup untuk Cabup Heri Cahyono melalui jalur independen dengan usul masyarakat menggunakan jargon “HERO” Malang, Heri – Trisno Malang

Menurut Siswahyu Kurniawan dorongan dari masyarakat tersebut merupakan momen berharga, namun dibutuhkan kecepatan untuk mewujudkannya. “Syukur-syukur jika juga ada tindak-lanjut dari pertemuan awal partai-partai politik non-parlemen,” ungkap Siswahyu Kurniawan menyinggung pertemuan awal parpol-parpol non-parlemen yaitu PKPI, PSI, Perindo, PAN, PKS, PBB, dan Partai Berkarya, dimana di antara mereka sempat ada yang mengusulkan agar Sutrisno menjadi Cawabup untuk Cabup Heri Cahyono yang telah deklarasi Cabup melalui jalur perorangan. Pendapat Anda? Sms atau WA kesini= 081216271926. (Sis).

Tinggalkan Balasan