Antisipasi Bencana Eksplorasi Migas dan Bencana Alam di Kabupaten Bojonegoro

Bojonegoro-tarunanews.com,PT. Pertamina Ep Asset 4 Sukowati Field bekerja sama dengan Kodim 0813 Bojonegoro, melakukan kegiatan pelatihan penanggulangan keadaan darurat dan bencana alam.

Kaiatan ini bertujuan mengantisipasi terjadi bencana yang ditimbulkan akibat eksplorasi minyak dan gas bumi, selain itu juga bencana alam banjir dan kekeringan di Kabupaten Bojonegoro.

Guna antisipasi timbulnya keadaan darurat dan bencana akibat kegagalan teknologi, PT. Pertamina Ep Asset 4 Sukowati Field bekerja sama dengan Kodim 0813 Bojonegoro selama 2 hari ini, menggelar pelatihan penanggulangan keadaan darurat dan bencana alam.

Kegiatan yang digelar di salah satu hotel di Jalan Mh Thamrin Bojonegoro ini dihadiri perwakilan dari Pertamina Ep Asset 4 Sukowati Field, Kodim 0813, Polres Bojonegoro dan BPBD Bojonegoro serta instansi lainnya.

Baca Juga :  Istimewah, Pengurus DPC Abpednas Kab.Gresik Dilantik Digedung Paripurna

Sementara itu, Kasdim 0813 Bojonegoro, Mayor Inf Chairil Achmad, mengatakan, kegiatan latihan teknis penanggulangan keadaan darurat dan bencana ini bertujuan untuk mengantisipasi terjadi bencana yang ditimbulkan akibat eksplorasi minyak dan gas bumi. “Sebab Kabupaten Bojonegoro termasuk salah satu daerah penghasil migas terbesar di Indonesia,” kata Mayor Inf Chairil Achmad.

Selain itu memasuki musim penghujan Kabupaten Bojonegoro, juga perlu penanggulangan bencana alam seperti banjir musiman. “Hal ini dikoordinasikan dengan berbagai instansi untuk saling melengkapi dalam pelatihan ini,” imbunya.

Pjs L&R Assistant Manager Pertamina Ep Asset 4 Sukowati Field, Jason W Purba, menjelaskan, kegiatan pelatihan dalam hal penanganan bencana ini meskipun sudah dilakukan setiap tahunnya, namun masih perlu dilakukan guna membangun komunikasi antar tip instansi.

Baca Juga :  60 Siswa Siswi, Guru dan Wali Murid Paud PKK Kayen Kidul Mendapatkan Sosialisasi Bahaya Narkoba Oleh BNN Kabupaten Kediri

“Kedepan diharapkan bisa tahu tugas dan tanggung jawab masing-masing, sehingga jika terjadi bencana masyarakat tidak terjadi kepanikan,” kata Jason W Purba

RED/AGUS FITRIANTO

Tinggalkan Balasan