Ancam Timpuk Kepala Tetangga Dengan Batu Dan Mendobrak Pintu, Warga Maron Dilaporkan Ke Polisi.

Probolinggo-tarunanews.com, (4/10/2019) – Rumah Dinda warga desa Maron Kidul dusun Brukan, pada Rabu sore (2/10/2019) dilurug Ln beserta empat orang kerabatnya.
Ln yang kalap membawa batu dan berusaha mendobrak pintu rumah Dinda sehingga triplek pada pintu terlepas dari pakunya (menganga).

Menurut Ajeng (kakak Dinda), Ln berupaya masuk ke rumah sembari mengancam akan memukul Dinda dengan batu yang dibawanya.

Kepada media, Ajeng mengatakan “Ln bilang kalau adik saya mau dipecahkan kepalanya dan mau disobek mulutnya. Waktu itu saya menahan pintu supaya mereka ndak masuk ke rumah.”, kata Ajeng.

Kejadian pengancaman dengan menggunakan batu tersebut berawal dari Dinda yang menegur Ln sewaktu Ln membuang sampah dan pecahan kaca di halaman depan rumah Dinda.

Baca Juga :  Senator DPD RI Tolak Revisi UU KPK dan RKUHP

Tak terima ditegur oleh Dinda, lantas Ln mengajak kerabatnya sejumlah empat orang (2 laki-laki dan 2 orang perempuan) mendatangi rumah Dinda, dan menyampaikan niatnya yang ingin memecahkan kepala Dinda dengan batu yang dibawanya, dan juga berujar akan merobek mulut Dinda.

Dinda yang ketakutan bersama ibunya bersembunyi di dalam kamar beserta anaknya yang masih berusia 4 tahun yang menangis histeris lantaran ketakutan.
Sementara itu, Ajeng (kakak Dinda) berupaya menahan pintu untuk mencegah Ln beserta keempat kerabatnya masuk ke rumah.

Menurut saksi, Ln tak hentinya memaki Dinda dengan kata-kata kasar yang menjurus ke penistaan, kata-kata yang merendahkan martabat seorang wanita.

Dinda, seorang janda beranak satu yang hidup serumah dengan ibunya, keponakannya yang berumur 7 tahun, dan seorang lagi kakak perempuannya. Ia merasa khawatir terhadap ibunya yang masih trauma atas kejadian tersebut.

Baca Juga :  Kades Incambent Banyak yang tumbang Pilkades 2019 Lamongan

Karena sekeluarga merasa ketakutan atas kejadian yang menimpanya itu, maka Dinda yang didampingi rekan-rekannya yang tergabung dalam organisasi FIBER Probolinggo melaporkan kejadian yang dialaminya itu ke Polsek Maron.

Seketika itu juga, Rabu malam sekitar pukul 18.30 WIB (2/10/2019), anggota Polsek Maron sejumlah 2 personil meluncur ke TKP guna keperluan lidik.

(tim fan)

edtr:adr/red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *